Anda bergabung dengan:

Catatan si Bagong

Monday, 16 August 2010

Takut dan Fobia

Apa sih takut itu? Dan apa fobia? Artikel ini akan memberi anda wawasan apa arti keduanya, bagaimana mereka dapat melumpuhkan kehidupan kita, dan bagaimana kita bisa melepaskan diri dari dua momok itu. Mari kita bicarakan ‘takut’ ini atau kalau dalam bahasa Inggris: Fear.
Kita benar-benar mempunyai rasa takut.
Kita tidak bisa mengusir jauh-jauh atau mengabaikan perasaaan ini karena memang sebuah bagian dari sifat alami manusia.
Ahli-ahli biologi mengatakan bahwa ketakutan itu adalah sebuah mekanisme perlindungan diri yang ditinggalkan oleh leluhur-leluhur kita. Ketika kita dihadapkan pada suatu situasi yang mengancam jiwa, kita akan memilih salah satu untuk melarikan diri atau untuk melawannya.
Ketika kita menghadapi situasi seperti ini panca indra kita yang sehat akan memberikan masukan-masukan atau isyarat pada kita dengan merangsang otak kami. Alarm-alarm yang kita terima akan merangsang kelenjar-kelenjar adrenalin dan mulai memproduksi bahan-bahan kimia (adrenalin dan corticoid steroid-steroid) dalam tubuh kita. Bekerjanya bahan kimia ini memungkinkan tubuh kita berusaha sekuat tenaga untuk lari dari situasi yang berbahaya ini. Tetapi bisa berakibat hampir secara total melelahkan saat kondisi bahaya itu berlalu.
Setelah kondisi gawat itu lewat, tubuh kita memproduksi dopamines (hormon-hormon yang memberi perasaan nyaman) karena harus mengembalikan kondisi kita ke dalam satu kondisi yang secara alami seimbang/wajar. Dopamines mempunyai suatu sifat alami yang bisa berdampak menenangkan susunan syaraf kita dan ini membawa perasaan nyaman itu kembali ke tubuh kita.
Fobia adalah perasaan ketakutan paling buruk yang ada pada diri kita!
Semua perasaan takut adalah paling tidak masuk akal (irrational) . Kita sudah mengetahui ketakutan adalah sebuah reaksi jasmaniah yang alami ketika sebuah situasi mengancam jiwa kita, dan di sana tidak ada apa-apanya masuk akal tentang itu.
Sebaliknya fobia ialah ketakutan-ketakutan yang hidup dalam pikiran kita, dan tidak mempunyai pijakan penalaran.
Misalnya, kita mengetahui bahwa takut pada ketinggian, laba-laba, ruang-ruang luas dan sempit, kehidupan sosial semuanya yang tidak berdasar.
Bagaimana Ketakutan dan Fobia Mempengaruhi Kita
Kita tidak dapat lepas dari rasa takut. Karena, itu adalah bagian dari mekanisme alam kita. Dalam satu hal tertentu (tergantung seseorang emandangnya), ketakutan bisa menjadi bermanfaat karena dapat mendorong kita untuk menghasilkan sesuatu yang baik sebagai akibat stress yang berat. Untuk jangka waktu yang singkat tekanan rasa takut dapat membuat kita berpikir dengan sangat jernih, Tetapi kemampuan kita berpikir sangat jelas dengan cepat menjadi berantakan jika rasa takut itu berlangsung terlalu lama. Itu bukan sesuatu yang seharusnya kita alami setiap hari didalam kehidupan kita. Banyak orang terkungkung perasaan takut dalam kehidupan sehari-harinya. Orang-orang ini hidup nya umumnya tidak panjang. Perasaan takut berkepanjangan akan membuat hidupnya menderita dan mempercepat kematiannya.
Salah satu pengaruh corticoid steroid-steroid adalah menekan kekebalan tubuh kita. Semakin panjang/lama rasa taku akan semakin menimbulkan banyak penyakit yang merugikan tubuh kita. Fobia melumpuhkan mental kita dan menghancurkan kemampuan kita hingga dibawah normal.Fobia merampok kebahagiaan, kedamaian dan keberhasilan kita.Fobia cenderung mempengaruhi seseorang ketika ia dihadapkan pada masalah yang menonjol. Akibatnya banyak diantara mereka menghindari masalah dengan berbagai alasan dan menjalani hidupnya dengan penuh tekanan serta mengingkari kedamaian dan kebahagiaan yang seharusnya mereka miliki. Pada kasus tertentu, orang yang ketakutan atau fobia akan cenderung secara fisik tidak sehat.
Berhadapan Dengan Ketakutan
Tidak seorangpun ingin hidup dalam ketakutan. Tetapi banyak orang tidak dapat mengatasi untuk dirinya sendiri. Ketakutan (rasa takut) bukanlah pengalaman hidup yang menyenangkan. Tetapi sekali kita dijangkiti, akan mencemari hidup kita selamanya. Kita harus mengatasinya dan mulai dengan motivasi-motivasi baru kapan dan dimana kita harus mulai.
Tempat dimana rasa takut dan fobia berada adalah kondisi dibawah sadar kita. Dari sinilah kita harus mulai. Tetapi bagaimana kita menangani kondisi bawah sadar kita? Bagaimana kita mengenalinya? Perhatikan, ketika kita berada pada situsi tegang dan takut/kuatir, kita akan nafas kita akan pendek-pendek dan cepat. Ini bisa mengakibatkan kematian secara teoritis bagi seseorang karena kekurangan oksigen di otaknya. Nah disinilah kita bisa mulai dengan bernafas lebih dalam dan panjang. Dengan demikian respons tubuh kita akan mulai tenang dan santai. Keadaan ini akan membuka bawah sadar kita dan merupakan titik awal pengembalian kondisi alami yang sangat bagus.
Dari berbagai sumber

No comments:

Post a Comment